Ramen menjadi salah satu makanan jepang yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Ramen merupakan makanan berbahan dasar mie yang disajikan bersama sayuran, potongan daging, telur serta kuah yang terbuat dari berbagai jenis kaldu. Kuah kaldu ini menjadikan ramen berbeda dari makanan-makanan yang terbuat dari mie lainnya. Kaldu ramen dapat dibuat dengan dari tulang ayam, sapi maupun ikan yang direbus dengan bumbu-bumbu aromatik, seperti bawang putih, jahe, daun bawang segar, dan jamur.
Ramen memiliki beberapa macam pilihan kuah yang dapat dipilih oleh para pecinta kuliner, di antaranya adalah
Shoyu
Kuah shoyu yang memiliki rasa asin cenderung gurih. Kata “Shoyu” merupakan sebutan dari kecap asin yang khas dan populer di wilayah Kanto, Yokohama. Ramen dengan kuah shoyu terbuat dari beberapa komposisi, yaitu kaldu ayam yang bumbui dengan kecap serta saus dari fermentasi kacang kedelai untuk membuat kaldu menjadi asin. Kuah shoyu juga biasanya bening, namun berwarna gelap. Ramen kuah shoyu menjadi salah satu ramen yang paling banyak diminati.
Shio
Shio atau garam laut merupakan bumbu tertua dari kuah ramen. Kuah shio memiliki cita rasa kaldu yang ringan dengan bahan dasar rumput laut. Kaldu pada kuah shio berasal dari campuran bahan seperti kaldu dashi, sarden kering, dan taburan bonito (sejenis ikan kering). Kuah shio memiliki warna yang terang dan bening dengan isian seperti daging ayam, daun bawang, dan rumput laut kering.
Miso
Kuah miso memiliki tekstur yang lebih kental dan berwarna kuning kecoklatan. Kuah miso terbuat dari campuran pasta miso dan kaldu ayam ataupun babi, sehingga menghasilkan rasa yang kuat dan lebih gurih. Ramen dengan kuah miso disajikan dengan dengan kaldu yang menggabungkan miso dengan tambahan topping ayam, ikan, mentega dan jagung lengkap dengan daun bawang, bawang bombay, tauge, daging cincang, kubis, biji wijen, lada putih, dan bawang putih cincang.
Tonkutsu
Kuah tonkutsu berasal dari kaldu tulang babi yang direbus. Tulang babi yang telah dipecah akan melepaskan kolagen saat direbus, sehingga menghasilkan kuah yang sangat kental. Proses perebusan tulang babi ini membutuhkan waktu 12 hingga 15 jam. Kuah ini cenderung berlemak dan memiliki warna putih kental dengan rasa yang sangat gurih. Jenis ramen ini biasanya disajikan dengan mi tipis, keras, dan topping yang sederhana.
Kari
kuah kari memiliki rasa rempah yang kuat. Kuah ini memiliki tekstur yang kental dan berwarna kuning hingga oranye. Ramen dengan kuah kari disajikan di atas sup kari yang terbuat dari kaldu dan sayuran, kemudian dibumbui kari. Ada beberapa pilihan topping yang dapat melengkapi makanan ini, seperti chashu, wakame (rumput laut khas Jepang), dan tauge. Ramen dengan kuah kari ini msangat mudah dijumpai di setiap restoran ramen dan menjadi menu favorit para penggemar ramen.
Itu lah beberapa macam kuah ramen yang banyak digemari oleh pecinta kuliner.
www.idekuliner.com/
#IdeKuliner #Kuliner #KulinerIndonesia #KulinerNusantara #KulinerSehat #TipsdanTrik #MakananIndonesia #UMKMNaikKelas #BanggaBuatanIndonesia #SiapBersamaUMKM #KoperasiKeren #BuatanIndonesia #makananenak #tipskuliner #tipsmemasak #tipsmemotong #kulinersurabaya #kulinerjakarta #kulinerasliindonesia #kulinerkhasindonesia

