Yuk Ketahui : Asal-Usul Nama Makanan di Indonesia (Part 2)

Artikel Idekuliner sebelumnya telah membahas beberapa asal-usul nama makanan di Indonesia. Namun, masih banyak makanan-makanan di Indonesia yang memiliki nama unik yang didasarkan pada sebuah cerita atau asal usul yang pastinya cukup menarik. Berikut adalah beberapa asal-usul nama makanan di Indonesia

Rujak Cingur
Rujak cingur merupakan makanan dari Surabaya, Jawa Timur. Rujak cingur terbuat dari potongan moncong (mulut) sapi, lontong, sayuran yang dicampur dengan bumbu yang terbuat dari kacang dan petis. Siapa sangka bahwa sejarah nama rujak cingur berasal dari Mesir. Dahulu kala, terdapat seorang raja yang sedang berulang tahun dan menginginkan makanan istimewa untuk dirinya. Namun sayangnya, tidak ada satu juru masak pun yang dapat menyajikan makanan istimewa. Kemudian, muncullah seseorang yang bernama Abdul Rojak membawa makanan yang dibungkus dengan daun pisang. Setelah dicek keamanannya, raja pun mencoba makanan tersebut. Raja memakannya dengan lahap. Kemudian, resep makanan itu pun disebarkan dan dikenal sebagai “rujak”. Sedangkan cingur diambil dari bahan makanannya, yang berarti “mulut”.

Ketoprak
Ketoprak merupakan makanan yang hampir sama dengan pecel. Namun, ketoprak berisi ketupat, bihun, taoge, tahu goreng, mentimun dan disiram dengan bumbu kacang. Biasanya, ketoprak juga diberikan menu tambahan seperti telur rebus maupun telur dadar. Nama ketoprak berasal dari kata ketupat dan toge yang digepak. Namun, terdapat sejarah asal usul nama ketoprak berasal dari cerita seorang pria yang menjatuhkan piring yang berisi makanan yang telah ia buat dari bahan ketupat, taoge dan bumbu kacang. Sehingga muncul bunyi “ketuprak”. Bunyi itu lah yang menjadi asal usul nama makanan ini.

Bika Ambon
Bika Ambon bukan berasal dari Ambon, melainkan dari Kota Medan, Sumatera Utara. Kue bika ambon memiliki rasa manis dengan bentuk balok dan berongga. Nama bika ambon berasal dari kata bika atau bibingka yang diperkenalkan oleh Portugis dan memiliki arti kue yang terbuat dari tepung beras. Sedangkan ambon berasal dari nama jalan dimana kue ini pertama kali dijual, yaitu Jl. Ambon Sei Kera, Medan, Sumatera Utara.


Gado-Gado
Gado-gado merupakan makanan yang terbuat dari sayuran rebus yang dicampur dengan bumbu kacang dan dilengkapi dengan telur rebus, timun, tahu, lontong, bawang goreng serta kerupuk. Sayuran yang digunakan untuk makanan ini adalah taoge, kubis, kentang, dan sebagainya. Sebenarnya tidak ada sejarah pasti mengenai nama makanan ini. Namun konon katanya, nama gado-gado berasal dari kata “digado”. Kata digado memiliki arti dimakan tanpa menggunakan nasi. Karena makanan ini menggunakan lontong untuk mengganti nasi.


Itu lah beberapa asal usul nama makanan di Indonesia. Seiring dengan perkembangan teknologi, makanan dan minuman dapat dibeli secara online. Salah satu penyedia layanan pembelian makanan dan minumen secara online adalah Idekuliner. Idekuliner merupakan e-commerce yang bergerak di bidang Food & Beverage. Idekuliner dapat memudahkan Customer untuk melakukan pembelian makanan dan minuman yang disediakan oleh suatu restoran. Idekuliner menawarkan proses jual beli dengan mudah dan cepat. Pembeli dapat pesan online via landing page, dan kemudian melakukan pembayaran melalui payment gateway yang telah terhubung dengan landing page Idekuliner.

www.idekuliner.com/

#IdeKuliner #Kuliner #KulinerIndonesia #KulinerNusantara #KulinerSehat #TipsdanTrik #MakananIndonesia #UMKMNaikKelas #BanggaBuatanIndonesia #SiapBersamaKUMKM #KoperasiKeren #BuatanIndonesia

One comment on “Yuk Ketahui : Asal-Usul Nama Makanan di Indonesia (Part 2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *